Melihat kenyataan bahwa modernitas membawa pengaruh terhadap kebebasan santri. Jika pondok masih menggunakan gaya kepemimpinan berpusat pada pengasuh saja, tanpa menejemen yang baik, ketika kiai yang dielu-elukan dan dihormati bahkan ditakutkan oleh kebanyakan para santri telah tiada, dan bertambah parah pula apabila sistem pengkaderan tidak berjalan dengan baik, makan akan muncul masalah-masalah seperti halnya hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pondok karena pengasuh baru yang tidak sesuai dengan masyarakat, serta hilangnya kontrol dan kedisiplinan para santri, bukan tidak mungkin akan berakibat pada kebebasan santri yang  tiada batas bahkan bisa jadi kebebasan yang sebebas-bebasnya.

Kebebasan santri tanpa control yang benar akan mengakibatkan kerugian bagi diri santri dan juga pondok pesantren, santri bisa melakukan percakapan tanpa batas ruang dan waktu, sekarang banyak HP dan internet, mereka bisa melakukan hal-hal yang tidak patut dilakukan olehnya dan lain sebagainya. Jika ini dibiarkan dan tidak diarahkan pada arah yang sesuai, maka ini akan merusak pada diri santri sendiri dan juga pondok pesantren, padahal sebenarnya jika modernitas dimanfaatkan sebaik-baiknya, hal ini akan sangat mendukung wawasan santri sendiri yang akan berpengaruh terhadap lingkungan pondok saat ini bahkan untuk kehidupan selanjutnya.

 

E.     SOLUSI MASALAH

Modernitas sendiri tidak hanya memberi pengaruh negatif terhadap pondok, akan tetapi juga banyak memberi pengaruh positif, antara lain pernah dikemukakan oleh para teoritisi sosiologi :

  1. Weber (1864 - 1920), menyebutkan bahwa kehidupan modern yang paling menentukan adalah perkembangan rasionalitas formal dan mengakibatkan munculnya kerangkeng besi rasionalitas. Akibatnya manusia semakin tak mampu mengungkapkan ciri kemanusiaan yang paling mendasar. Disamping itu, weber juga menghargai keuntungan dari kemajuan rasionalisasi misal birokrasi yang kuat dari pada bentuk organisasi sebelumnya.
  2.  Durkheim (1858 – 1917), menyebutkan bahwa modernitas ditentukan oleh solidaritas organic yang menghasilkan kebebasan yang lebih besar dan pelemahan kesadarn kolektif yang mengakibatkan melemahkan moralitas bersama.
  3.  Giddens (1938 - ….), salah satu ciri modernitas adalah pemisahan waktu dan ruang. Dalam masyarakat pra modern waktu selalu dikaitkan dengan ruang. Ruang ditentukan oleh kehadiran secara fisik dan karena itu ditentukan oleh ruang yang dilokalisir, dengan datangnya modernitas, ruang makin lama makin dilepaskan oleh waktu. Berhubungan dengan orang yang berjauhan jarak fisik makin lama makin besar peluang.